Sampah Menumpuk, Hutan Linara Nampak Tidak Terawat

  • Whatsapp
Hutan Kota Linara | Metro - Lampung
Hutan Kota Linara | Metro – Lampung

Diberita.com | Metro Lampung – Hutan Kota Linara yang beralamatkan di Jl. Jendral Sudirman No 155 Kota Metro, sempat dibuat menjadi tempat wisata dan tempat bermain anak-anak yang menyebabkan banyaknya pengunjung ke tempat tersebut.

Namun sangat disayangkan Hutan Kota Linara saat ini terlihat terbengkalai dan kotor. Ditambah lagi banyaknya tumpukan sampah yang menjadikan tempat itu tidak lagi menjadi pusat perhatian masyarakat untuk berkunjung.

“Saya kalau lewat tempat itu bau sekali! gimana orang mau nyaman duduk-duduk disitu bang, apa lagi kalau hujan itu bau sampah kemana-mana. Hutan itu kan milik pemerintah bang, seharusnya ada anggaran khusus untuk kebersihan, waktu itu juga sempat dibuat tempat wisata disitu tapi mangkrak gak keurus”, ujar Jainal selaku warga sekitar – ( 22/06/2021).

Eka selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) menerangkan bahwa anggaran pengelolaan sampah sebagian besar untuk honor PTHL, penyapu jalan, dan pasukan kuning, BBM dan pemeliharaan mobil. Kemampuan armada pelayanan yang setiap hari jalan hanya sanggup mengambil sampah RT yang sudah rutin yang sebagian bayar retribusi, sedangkan bagi mereka yang buang sampah sembarangan biasanya tidak bayar retribusi. Untuk penanganan akan dilakukan setelah berkordinasi dengan kelurahan agar dapat mengajak warga untuk bergotong royong bersama kami untuk membersihkan sampah tersebut dan akan dilaksanakan pada hari Jum’at, 25 Juni mendatang.

 

“ya seperti itu tergantung kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, kami membantu dan yang sering kita lakukan mengajak masyarakat gotong royong mengangkut sampah dengan mobil kami agar kesadaran masyarakat lebih baik dan bahwa titik berat penanganan sampah adalah kesadaran masyarakat” paparnya. (22/06/2021)

Disamping itu, warga sangat berharap pihak berwenang untuk segera menangani kebersihan di tempat tersebut guna untuk membangun kebersihan lingkungan hidup. (Imam Losh)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *