Satresnarkoba Polres Tanggamus Melimpahkan Ketiga Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Ke Kejaksaan Negeri Tanggamus

  • Whatsapp

DIBERITA.COM, Tanggamus – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus melimpahkan sekaligus tiga tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu ke Kejaksaan Negeri Tanggamus, Rabu (28/4/21).

Ketiganya merupakan warga Kabupaten Tanggamus berinisial DA yang beralamat di Pekon Banjar Agung Ilir Kecamatan Pugung, BA (28) warga Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung dan ES  (23) warga Pekon Sinar Harapan, Talang Padang.

Para tersangka dilimpahkan berikut barang bukti yang diamankan dari tangan DA berupa 4,9 gram sabu siap edar yang dikemas dalam 16 paket.

Lalu barang bukti tersangka BA berupa 11 plastik klip berisi sabu, kotak plastik kecil,  1 bundel plastik klip kosong, 2 unit handphone dan  uang tunai sebesar Rp. 300.000.

Sementara untuk tersangka ES barang buktinya berupa pipa kaca bekas pakai, alat hisap sabu / bong dari botol lasegar, 2 korek api gas dan  2 unit handphone.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Deddy Wahyudi, SH. MM mengatakan, tersangka dilimpahkan berikut barang bukti penyalahgunaan Narkoba berdasarkan surat Kejari Tanggamus terkait lengkapnya berkas ketiga tersangka atau P21.

“Ketiga tersangka dilimpahkan kepada JPU Kejari Tanggamus siang tadi pukul 12.00 Wib,” kata AKP Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.

Sambungnya, pelimpahan tersangka juga berdasarkan dengan ketentuan pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP. “Penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan guna proses persidangan,” ujarnya.

Kasat menjelaskan bahwa sebelumnya ketiga tersangka ditangkap di dua tempat berbeda yakni DA yang diduga merupakan bandar sabu saat berada di rumahnya, Jumat, 25 Desember 2020 pukul 14.30 Wib.

Lalu tersangka BA dan ES ditangkap saat berada di Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung pada Minggu, 28 Desember 2020 sekitar pukul 22.30 WIB.

“Atas perbuatan nya ketiga tersangka dijerat pasal 112, 114 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *