Moge BMW Patwal Ditabrak Sopir Mobil Ngantuk, Perbaikan Bisa Tembus Rp 20 Juta

  • Whatsapp

 

Jakarta,diberita.com – Moge BMW milik anggota Patwal menjadi salah satu korban tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Bersama dengan beberapa mobil dinas pejabat, moge BMW R 1200 GS itu ditabrak oleh seorang pengendara mobil yang diduga mengantuk.

 

Sebagai informasi, BMW R 1200 GS merupakan model petualang pabrikan motor asal Jerman. Motor ini didesain untuk melahap medan aspal dan jalanan tanah. Polri menjadi salah satu pelanggan motor besar ini.

Dijelaskan CEO BMW Motorrad Indonesia, Joe Frans, moge BMW Patwal yang mengalami kecelakaan di Soetta tampak mengalami kerusakan di beberapa bagian. Jika ditaksir ongkos perbaikannya tembus Rp 20 juta.

Diberitakan sebelumnya, mobil dinas yang ditabrak di Bandara Soetta berasal dari Kemenkumham dan Lemhanas, sementara motor patwal BMW R 1200 GS juga turut ditabrak dalam insiden ini. Peristiwa terjadi pada Jumat (23/4) pagi, di Bandara Soetta.”Sekilas aku lihat ada kerusakan di bagian bodi-bodinya. Setangnya aman. Tapi pelek belakang penyok dan olinya juga kelihatan bocor. (Biaya perbaikannya) mungkin bisa Rp 10-Rp 20 juta kali ya,” kata Joe, Minggu (25/4/2021).

“Mobil yang ditabrak lagi parkir, mobil patwal, mobil dinas Lemhanas, Kemkumham itu lagi parkir. Dia (pelaku) mau parkir juga akhirnya keserempet. Kena mobilnya dua, motornya satu,” kata Kasat Lantas Polres Bandara Soetta Mokhamad Sigit Prabowo, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (24/4/2021).

“Iya dia itu buru-buru mungkin ngantuk ya, kerugian hanya materi saja. Jadi dia mau pergi itu takut ketinggalan pesawat, intinya buru-buru dia,” kata Sigit.Sigit menjelaskan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB. Penabrak itu diduga mengantuk saat mengejar jadwal keberangkatan pesawat. Dari kecelakaan itu, tidak terdapat korban luka, melainkan hanya kerugian materiil.

Sigit menyebut pelaku penabrak itu seorang pria berumur sekitar 40 tahun. Saat ini, polisi masih mendalami pelaku tersebut.

“Ya, (pelaku) masih didalami,” ujarnya.(dbs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *