Rakor Pemkot Metro, Secara Umum PAD Kota Metro Periode Januari – Desember 2020 Hasilnya Melampaui Target

  • Whatsapp

DIBERITA.COM, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan Rapat koordinasi (Rakor) Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021, berlangsung di Ruang OR Setda Kota Metro, Rabu (14/04/2021).

Rakor PAD Pemerintah Kota Metro melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) yang bertujuan untuk evaluasi pencapaian realisasi PAD 2020.

Kepala Dinas BPPRD Arif menyampaikan laporan, bahwa rapat koordinasi dijadwalkan langsung dalam 2 (dua) sesi yaitu, pada Rabu 14 April 2021 Rakor PAD dengan OPD pengelola retribusi dan lain-lain PAD yang sah. Dan pada 15 April 2021 Rakor BPP-P2 dengan Camat dan Lurah se-Kota Metro.

Rakor PAD kali ini juga membahas capaian realisasi PAD khususnya dari sektor pajak Daerah, Retribusi Daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Pada rincian realisasi per jenis PAD tahun 2020, pajak daerah terleasilasi 23.847.730.447.74, Jenis PAD hasil retribusi Daerah 7.036.397.295.00, PAD hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terlelisasi 5.562.613.473.34, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah realilasi mencapai 180.213.026.871.14.

Lanjut Arif menyampaikan, secara umum PAD Kota Metro periode Januari – Desember 2020 hasilnya melampaui target, meskipun demikian masih ada beberapa jenis penerimaan yang tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan acuan target mencapaian realisasi triwulan 1 Tahun 2021 sebesar 15% tercantum dalam keputusan Walikota Metro nomor 157/KPTS/B-05/2021, maka dapat dinyatakan bahwa perjalanan pemungutan PAD tahun 2021 sudah berjalan sesuai dengan rencana.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Metro Wahdi menyampaikan, nilai-nilai sulitauladan tentu harus diberikan sepenuhnya. Seperti kita ketahui tentu PAD merupakan gambaran keberhasilan dari suatu daerah dalam perencanaan pembagunan, semakin tinggi kemampuan untuk mendaptkan PAD yang artinya menunjukan kemandirian, hal ini dapat meningkatkan langganan kepada masyarakat.

Selain itu, potensi PAD harus pun menjadi kajian disetiap musrembang, sehingga kedepannya kajian yang berhubungan dengan pendapatan daerah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Metro terutama di sektor perdagangan, kesehatan serta pendidikan, pungkasnya. (rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *